Panduan singkat untuk mengenal berbagai jenis bir

Saat ini, ada ratusan jenis bir dan organisasinya dengan klasifikasi uniknya masing-masing. Saat berbagai macam jenis bir terus berkembang, memahami sisi sensorik atas kerajinan minuman yang satu ini akan memberimu sedikit wawasan dan antusiasme terhadap minuman bir.
Jika kamu mencari referensi lengkap tentang jenis-jenis bir dengan banyak nuansa, sepertinya tulisan ini tidak cocok untukmu. Namun, jika kamu menginginkan panduan singkat untuk mengenal jenis bir yang paling umum, semoga tulisan ini bisa membantumu. Berikut panduan singkat tentang jenis-jenis bir yang paling umum di dunia.

Lager
Nama bir ini berasal dari bahasa Jerman memiliki arti ruang penyimpanan. Yang dimaksud dari ruang penyimpanan ini sendiri adalah bir yang dibuat lalu disimpan pada suhu rendah dan menggunakan ragi khusus. Untuk rasanya, bir ini cenderung ringan dalam hal warna dan rasa dan lebih berbuih.

Ales
Mungkin ini adalah jenis bir paling populer yang awalnya digunakan untuk mendeskripsikan bir yang dibuat tanpa hop. Sebagian besar jenis bir masuk dalam kategori Ales atau Lagers. Ales menggunakan gruit (campuran herba dan rempah-rempah) sebagai zat pahit, sekarang kebanyakan ales menggunakan hop (bunga dari tanaman hop Humulus lupulus dan bahan penting dalam kebanyakan bir).

Stout


Bir ini umumnya berwarna gelap dan dibuat dengan malt panggang (atau barley panggang), hop, air, dan ragi.

Pilsner


Penemu Pilsner memberi nama bir ini dari kota Bohemian – Plzeň. Popularitas bir ini meningkat bersamaan dengan munculnya botol kaca sekitar tahun 1850-an yang dapat menunjukan warna keemasannya yang terang. Bir ini memiliki ciri khas rasa yang menyegarkan, sangat cocok untuk musim panas.

Indian Pale Ale
Bir ini sangat popular di kalangan pengrajin bir. Bir ini berasal dari abad ke-19 ketika bir Inggris dikirim ke India dengan tambahan hop untuk membantu mengawetkan bir dan bertahan dalam perjalanan panjang dengan kapal.

Weissbier


Bir Jerman paling populer yang dibuat dengan gaya tradisional Bavaria. Ciri khasnya ada pada gandum malt yang kuat (bukan barley). Juga biasa disebut sebagai Weizenbier atau Hefeweizen. Rata-rata bir ini memiliki rasa yang manis dan kuat.

Bock
Secara historis bir ini erat kaitannya dengan festival keagamaan dan para biksu Bavaria yang biasa mengkonsumsi minuman ini sebagai sumber nutrisi saat berpuasa. Bir ini berasal dari kota Einbeck di Jerman, tetapi menjadi sangat populer di Munich. Bock yang asli berwarna cukup gelap dan malty, tetapi interpretasi modern saat ini membuatnya berwarna lebih terang.

American Lager
Jenis bir ini adalah jenis bir yang paling populer di Amerika serikat. Bir ini ternyata sama seperti Lager yang berasal dari Jerman. Imigran Jerman yang berada di Amerika adalah yang membawa dan memperkenalkan bir ini pada sekitar abad ke-19. Pale Lager ini menggunakan bahan biji-bijian tambahan seperti beras atau jagung yang akhirnya menghasilkan tekstur yang ringan dan menyegarkan tanpa rasa yang kompleks.